
Rabu, 05 November 2008
KOTA (RP) - Persoalan yang melanda Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Siak sudah sejak lama berlangsung dan menjadi sorotan massyarakat.
‘’Kebanyakan badan usaha milik negara, termasuk milik daerah memang penuh dengan masalah. Akan tetapi bukan berarti sampai rumit seperti yang terjadi di tubuh PDAM sendiri. Salah satu upaya untuk menuntaskan masalah demi masalah tersebut dan menuju profesional, raja-raja kecil di dalam perusahaan itu harus dihilangkan,’’ kata pengamat ekonomi global dan perusahaan, Deliarnov kepada Riau Pos, Selasa (4/11).
Dosen Universitas Riau (Unri) ini mengaku juga menyimak serta mengikuti rentetan masalah demi masalah yang terjadi ditubuh PDAM. Mulai dari persoalan pelayanan, kualitas air, ulah-ulah karyawan, hingga seringkali terjadi ketidakcocokan antara pimpinan dan bawahan. Ketidakcocokkan ini dinilainya yang membuat munculnya raja-raja kecil, terlihat dari bawahan dengan semenanya mendeskreditkan pimpinan, padahal ada aturan perusahaan yang harus dilalui terlebih dahulu.
‘’Dan sudah menjadi rahasia umum, pembangkangan yang dilakukan karyawan tersebut, karena banyak orang-orang penting dibelakang mereka. Sehingga, muncul raja-raja kecil, yang bisa mengambil sikap terhadap pimpinannya. Kalau terus begitu, siapapun pimpinannya, tidak akan bisa untuk bekerja membenahi berbagai masalah,’’ katanya. Ia juga berpendapat, kalau lebih baiknya semua karyawan diambil kebijakan untuk diberhentikan. Dari yang berhenti ini, kemudian direkrut kembali yang memiliki kompetensi. Kalau kemampuan keuangan perusahaan tidak memadai untuk melakukan pemutusan hubungan kerja keseluruhan, paling tidak lakukan kembali uji kompetensi intern dan membuka peluang sebesar-besarnya bagi yang mengundurkan diri.
‘’Dilemanya banyak PDAM ini. Keuangan morat marit, karyawan banyak masalah, bahkan saya dengar banyak yang bermain didalam. Paling tidak, lakukan kembali uji kompetensi kembali bagi karyawan yang ada dan diterapkan beban kerja yang profesional. Kalau saat ini, saya yakin tidak ada penambahan pelanggan baru. Saya sudah lama di Pekanbaru ini, tidak ada keinginan sedikitpun berlangganan karena tahu kondisi air dan pelayanannya bagaimana,’’ tuturnya.(hpz).

1 komentar:
Wah PDAM ada raja dalam kerajaan, pantas morat-marit. Sikat raja-raja keci ini!
Posting Komentar